Rencana Penyekatan Jalur Mudik Lebaran 2020, Antisipasi Covid-19

INDONESIA - Kunjungan  Kombes Pol Subandriya SH., MH. Dirlantas Polda Jateng bersama rombongan di Helipad PPSDM migas yang berada di Lapangan Golf Nglajo dukuh Wonorejo kelurahan Cepu Kabupaten Blora Jateng dalam rangka asistensi kesiapan rencana penyekatan jalur mudik lebaran 2020 dalam rangka operasi keselamatan 2020, Rabu (08/04/2020).

Lokasi yang akan dilaksanakan peninjauan dalam rangka kesiapan penyekatan Jalur mudik 2020 yakni Pos Perhutani
Sorogo Kelurahan Ngelo Kecamatan Cepu Kab
Blora, Simpang 3 Ketapang Kelurahan Cepu, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora.

Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol Subandriya mengatakan bahwa perlunya melaksanakan program pemerintah dengan sering mencuci tangan dan jaga jarak untuk mencegah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

"Manakala ada perintah penyekatan kita siap serta memberikan penahaman agar masyarakat tidak panik dengan bahasa yang soft kita menggunakan istilah PSBB atau pembatasan sosial berskala besar," ucap Kombes Pol Subandriya.

"Virus ini harus kita hilangakan dengan konsep - konsep yang disiapkan oleh pemerintah. Dan kita sudah mapping wilayah wilayah perbatasan untuk antisipasi," tandas Dirlantas Polda Jateng.

Saat ini, sambung Kombes Pol Subandriya kita sedang melaksanakan Ops Keselamatan 2020 dengan mengedepankan tindakan prefentif dengan mengedepankan himbauan dengan bahasa yang mudah dimengerti.

"Alhamdullilah di Cepu Kabupaten Blora belum ada yang kena Covid-19 dan pertahankan kondisi seperti ini," pungkas Kombes Pol Subandriya.

Untuk diketahui, dalam kunjungan  tersebut bersama Kombes pol Subandriya SH MH Dirlantas Polda Jateng, yakni AKBP Erwan Sinaga Kapusdal Opsda Polda Jateng, AKBP Dwi P kasat gasda Banops Polda jateng dan Kompol Wiwik Dirlantas Polda Jateng.
Sementara pejabat Polres Blora adalah Kasat Lantas Polres Blora AKP Dodiawan SH., SIK., Dinrumkimhub Kabupaten  Blora, Forkompincam Cepu, dan Tim Puskesmas Kapuan. Usai di Cepu Rombongan Dirlantas Polda Jateng  melanjutkan penerbangan menuju Kabupaten  Rembang. (SB)

Awas !!! Hama Tanaman Cabe Dalam Pot Anda


INDONESIA - Cara menanam cabe dalam pot adalah cara terbaik guna memanfaatkan kondisi lahan yang terbatas tanahnya misal karena permukaan tanah sudah di semen/aspal atau karena kondisi tanah asli kurang subur. Selain itu banyak keuntungan dari menanam cabe dalam pot yakni :

·         Minim penyiangan
·         Pengairan lebih mudah
·         Tanaman bisa dipindahkan saat cuaca buruk
·         Panen lebih mudah

Karakter tanaman cabe mirip dengan tanaman tomat dan terong. Yakni sensitif terhadap cuaca. Tanaman cabe akan mudah terserang jamur dan bususk buah pada musim hujan dan akan mudah terserang keriting daun dan daun bule. Jadi cara menanam cabe dalam pot ini hampir sama dengan cara cara menanam tomat maupun cara menanam terong.

Kita tentu tidak ingin hasil panen kita menurun karena serangan hama tadi. Maka dari itu kita harus rajin memperhatikan kondisi tanaman agar nantinya bisa segera mengatasi gejala serangan hama yang muncul.

Bagi anda yang tertarik ingin mencoba menanam cabe dalam pot, berikut kami sajikan inormasi mengenai cara menanam cabe dalam pot dengan benar untuk dijadikan sebagai panduan menanam anda nantinya.

Tips Sukses Budidaya Cabe Dalam Pot Agar Hasil Melimpah
Berikut adalah tips sukses cara menanam cabe dalam pot agar nantinya hasil panen semakin banyak sehingga anda akan semakin untung :

1.      Belilah benih F1 yang harganya lebih tinggi karena harga benih juga menentukan kualitas
2.      Gunakan kotoran kambing sebagai pupuk dasar karena kandungan zat haranya sangat tinggi
3.      Buatlah perhitungan mulai tanam cabe agar waktu panennya bisa di bulan ramadhan atau tahun baru. Harga cabe cenderung tinggi pada saat itu.
4.      Usahakan agar menghindari panen di musim hujan
5.      Kurangi penggunaan puppuk nitrogen (NPK, ZA, UREA) pada saat musim hujan
6.      Semprotkan ZPT auxin pada saat tanaman mulai berbunga sehingga tanaman bisa berbunga dan berbuah lebuh banyak
7.      Semprotkan ZPT Gibrelic Acid pada saat buah masih kecil dan pasca panen.

Demikianlah informasi dari kami mengenai cara menanam cabe dalam pot beserta tips suksesnya. Menanam cabe memang membutuhkan perawatan ekstra ketimbang menanam tanaman lain seperti menanam kangkung, menanam ubi, menanam pepaya dll.

Namun demikian keuntungan yang diperoleh dari menanam cabe sangatlah besar. Yang perlu kita perhatikan adalah bahwa kita harus rajin dan cermat dalam merawat tanaman cabe. Semoga informasi cara menanam cabe dalam pot ini bisa menjadi panduan bagi anda yang ingin menanam cabe dalam pot. Selamat menanam.


Jenis Hama Pada Cabe
Berikut ini adalah hama yang sering ada di tanaman cabe:

1. Thrips (Keriting Daun)

Hama thrips ini tergolong jenis kutu daun (serangga). Serangannya paling hebat terjadi di musim kemarau. Gejala serangannya ialah daun cabe mulai keriting pada daerah pucuk lalu jika tidak segera ditangani pucuk tanaman akan kaku dan bungker (tidak bisa tumbuh).

Jika muncul gejala awal maka segera semprotkan insektisida dengan interval 3 hari sekali. Setelah itu dilanjutkan dengan penyemprotan pupuk organik cair dan ZPT auxin agar tanaman bisa kembali menumbuhkan daun.

2. Daun Bule

Penyebab daun bule adalah virus gemini. Penanganan utamanya adalah dengan menyemprotkan insektisida dan penyemprotan pupuk organik cair agar warna hijau daun kembali

3. Layu Anthraknose

Layu anthraknose ini disebabkan oleh jamur anthraknose yang menyerang bagia akar. Maka dari itu sebaiknya sebelum ditanami, lubang tanaman diberi fungisida. Gejalanya ialah daun layu saat siang lalu kembali segar saat sore. Lama-lama tanaman akan mati. Jika sudah terserang maka kocorkan fungisida di bagian akarnya.

4. Layu Bakteri

Sama seperti gejala layu anthraknose hanya saja lebih tanaman lebih cepat mati. Penanganannya dengan pengocoran bakterisida.

5. Lalat Buah

Lalat buah ini akan menyerang ketika tanaman berbuah. Caranya menanganinya dengan menyemprotkan insektisida berbau menyengat.

6. Ulat

Ulat menyerang buah dengan melubanginya lalu memakan daging buah didalamnya. Cara penanganannya ialah dengan menyemprotkan insektisida di saat petang karena ulat aktif di malam hari dan bersembunyi saat siang.

Demikianlah hama yang paling umum menyerang tanaman cabe. Jika anda hendak menggunakan pestisida maka bacalah petunjuk kemanan terlebih dahulu.
Source: ilmubudidaya.com

Ayo Hemat Air, Begini Caranya !!!


Krucuk-krucuk… (suara air mengalir)

INDONESIA - manusia menggunakan air, seolah-olah tidak akan ada habisnya. SALAH  BESAR!!!

Air tetap dapat habis biarpun termasuk sumber daya alam yang terbarui,karena  kemampuan alam untuk memperbarui air sudah berkurang. Lihat saja,banjir dimana-  dimana.

Musibah itu menunjukan kalau daerah resapan air tanah sudah  berkurang,sehingga banyak air meluap dan tidak dapat dimanfaatkan. Agar tidak  kesulitan air,ayo kita berhemat :

Hemat air yuk ^_^

Begini caranya :

1.      Pastikan tidak ada kran atau saluran air yang bocor. Cek secara rutin.
2.      Matikan kran ketika gosok gigi.
3.  Jangan mandi terlalu lama,karena semakin lama mandi semakin banyak air yang akan kita gunakan.
4.   Ketika mengisi bak mandi,tunggu sampai penuh,kita matikan kran,baru kita tinggal pergi. Jangan menyalakan kran bak mandi       kemudian di tinggal,kemungkinan kita lupa untuk mengecek,dan ternyata air bak sudah meluap.

5.   Gunakan toilet dual flush (2 tombol flush) ,kita bisa memilih flush setengah atau penuh. Toilet model ini dapat menghemat air hingga 68 %.
6.   Hemat air ketika mencuci.  Gunakan air seperlunya. Jangan buang air bekas bilasan cucian karena dapat digunakan untuk menyiram tanaman.

Jangan berpikir “semakin banyak air,semakin bersih”

Berpikirlah “kalau secukupnya saja sudah bersih, kenapa mesti banyak”

7.  Matikan kran ketika mencuci perabot dapur. Jangan biarkan kran menyala selama proses mencuci. Gunakan air secukupnya ketika  membilas.

SHOW YOUR CONCERN FOR THE EARTH …..
Febri “atmosPHere FKM UNDIP”
Source: komunitaspedulibumi.word

Anak Tumbuh Menjadi Pribadi Yang Bahagia Bersama Orang Tua


INDONESIA - Bila ditanyakan kepada setiap orangtua, “Hal apa yang paling mereka inginkan dari anak-anaknya?” Jawabannya tentulah kebahagiaan bagi sang anak.

Segala upaya, cucuran keringat, dan setiap hal yang dilakukan orangtua salah satunya adalah demi mewujudkan kebahagiaan untuk anak-anaknya.

Orangtua memang tak hanya mengharapkan anak-anaknya tumbuh menjadi pribadi yang pandai, namun, sudah menjadi keinginan terbesar bagi orang tua untuk dapat melihat anak-anaknya tumbuh menjadi pribadi yang bahagia.

Lalu, seperti apa cara yang bisa dilakukan orangtua untuk membuat anaknya bahagia? Apakah dengan memberikan berbagai barang bagus? Atau, mengikuti setiap permintaan anak? Tentu tidak, kan.

Cara yang bisa dilakukan oleh orangtua untuk membesarkan anaknya menjadi pribadi yang bahagia adalah dengan menerapkan pola pengasuhan yang benar.

Kuncinya terletak pada gaya parenting orangtua, karena pengaruh lingkungan dimana anak tumbuh dan berkembang adalah faktor yang paling berperan dalam membentuk kepribadian dan mental seorang anak.

Pola pengasuhan seperti apa yang perlu diterapkan orangtua untuk membuat anak-anaknya tumbuh menjadi pribadi yang bahagia?

1.      Orangtua Harus Bisa Mengenal Anak
Banyak orangtua yang merasa bahwa mereka telah mengenal anak-anak mereka. Namun, faktanya sebagian besar orang tua hanya telah “merasa” mengenal anak, bukan “benar-benar” mengenal anak-anak mereka.

Orang tua selalu beralasan melakukan apapun demi kebaikan dan kebahagiaan anak. Padahal, belum tentu orangtua tahu apa yang sebenarnya diinginkan anak-anaknya.

cara membuat anak menjadi pribadi yang bahagia

Orangtua seharusnya dapat benar-benar mengenal anaknya. Mengenal apa yang menjadi kelebihan dan kekurangan anak, mengenal seperti apa karakter anak, mengetahui dan memahami perasaan anak.

Orangtua juga perlu mengarahkan hal-hal yang bisa membangkitkan potensi anak dan mendukung aktivitas positif yang membahagiakan anak, bukan hanya yang membahagiakan orangtua.

Kenali anak sebagai individu unik yang tidak sama dengan teman atau saudaranya yang lain. Jangan membanding-bandingkan anak dengan orang lain. Mungkin saja anak Anda memang bukan seorang yang pandai di bidang matematika, namun, bisa jadi ia pandai dalam hal menggambar.

Mungkin saja anak Anda pemalu dan bukan orang yang ahli dalam hal berbicara di depan umum, namun, bisa jadi ia sangat kreatif dan memiliki daya imajinasi yang tinggi.

Kenali benar-benar apa yang menjadi kelebihan anak, terima dan perbaiki apa yang menjadi kekurangannya dan jangan memaksakan kehendak kepada anak. Dengan begitu, orangtua sudah mengajarkan kepada anak bagaimana caranya untuk bisa menikmati hidup dan menjadi pribadi yang bahagia.

2.      Jangan Selalu Mengharapkan Anak Untuk Sempurna
Tak ada orang yang sempurna, termasuk anak. Setiap anak pasti memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Sayangnya, tidak sedikit orangtua yang tidak menyadari hal tersebut.

Banyak diantara orangtua yang tanpa sadar selalu mengharapkan anaknya untuk menjadi yang “sempurna”, menjadi yang “terbaik”. Padahal, menjadi yang terbaik dan sempurna itu tidak menjamin kebahagiaan anak.

Orangtua biasanya terus-menerus menekan anak untuk mendapatkan hasil yang sempurna. Hasil ujian harus 10. Ikut lomba apapun harus menang. Setiap semester harus jadi juara kelas. Oke, bila anak Anda bisa mencapainya.

Namun bagaimana bila anak tidak bisa mencapainya? Haruskah orangtua terus menekan anak agar bisa mencapai standar sempurna yang diinginkan orangtua? Jika demikian yang Anda lakukan, maka Anda hanya membesarkan anak menjadi apa yang Anda mau.

Kebiasaan orangtua yang selalu menginginkan anak untuk sempurna tidak hanya memberikan tekanan mental bagi anak sehingga anak menjadi stres, namun orangtua sekaligus juga mengajarkan kepada anak untuk terbiasa melakukan cara apapun demi bisa mendapatkan apa yang dinamakan yang “terbaik” dan “sempurna” itu.

Justru yang perlu Anda lakukan adalah mengajarkan kepada anak untuk bersyukur atas setiap hasil yang telah dicapainya. Bersyukur untuk setiap prestasi dan proses yang telah dilakukannya. Dengan terbiasa bersyukur, anak akan menjadi lebih bahagia. Jauh dari perasaan tertekan, menderita, dan akan lebih positif lagi dalam memandang hidup.

3.      Biarkan Anak Berekspresi
Yang dimaksud membiarkan anak berekspresi di sini bukanlah membiarkan anak melakukan apapun yang mereka sukai. Namun, memberikan ruang dan kesempatan kepada anak untuk mengeskpresikan apa yang menjadi keinginan dan cita-citanya. Mengeskpresikan ide-ide kreatifnya, mengekspresikan suara dan pendapatnya. Hal ini baik untuk semakin mengasah daya kreativitas anak.

Anak tidak tertekan, lebih bahagia, dan bisa menikmati pilihannya. Andaikan pun pilihan anak salah, bukan berarti Anda harus menghakimi anak. Bukankah seseorang untuk bisa menjadi “pandai” dan “lebih baik” harus melewati sebuah proses? Jatuh, salah, dan gagal adalah bagian dari proses untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Ada orang yang berpendapat bahwa mendidik anak layaknya bermain layang-layang. Terkadang harus ditarik, ditahan, dan terkadang harus sedikit dilepas (diulur) agar bisa lebih tinggi. Bila analoginya demikian, mendidik anak berarti sebaiknya juga sedikit dilepas (dibiarkan berekspresi), ada kalanya harus ditahan dan ditarik bila apa yang dilakukan anak memang tidak baik dan bisa membahayakan anak.

Intinya, anak menjadi lebih pandai, lebih berani, dan lebih tahu apa yang diinginkannya bila ia dibiarkan untuk berekspresi. Bila anak sudah tahu apa yang menjadi tujuan dan pilihannya, maka ia akan bisa lebih menikmati hidupnya dengan bahagia.


4.      Menjaga Kedekatan Dan Kehangatan Hubungan Orangtua-Anak
Hubungan yang dekat antara anak dan orangtua merupakan modal yang sangat penting bagi anak untuk bisa menapaki kehidupannya ke depan nanti. Kedekatan dan kehangatan hubungan orangtua-anak akan menciptakan kelancaran komunikasi antara orangtua-anak.

Sehingga, saat anak menghadapi problem dan kendala dalam hidupnya, orangtua tidak berdiri di hadapan anak sebagai “hakim” melainkan berdiri di dekat anak untuk memberikan support ke anak.

Kedekatan dan kehangatan dengan anak juga akan menumbuhkan rasa aman dalam diri anak. Perasaan aman dan nyaman tersebut membuat anak menjadi lebih positif dan lebih bahagia dalam hidup.

5.      Jaga Kesehatan Mental Anda Dan Anak Anda
Menjadi orangtua itu memang tidak mudah. Mendidik dan membesarkan anak bukanlah perkara yang gampang. Sangat wajar bila terkadang ada orang tua yang merasa depresi, tertekan karena beban berat dan tanggung jawab yang dipikulnya sebagai orang tua.

Belum lagi ditambah berbagai problem dalam hidup seperti tuntutan memenuhi kebutuhan ekonomi, masalah pekerjaan atau masalah lainnya, yang tak jarang membuat orang tua stres. Bila memang hal tersebut yang terjadi pada Anda, segera atasi dan jangan dibiarkan berlarut-larut, karena hal tersebut bisa mengganggu kesehatan mental Anda dan pada akhirnya juga akan mengganggu kesehatan mental anak Anda.

Orangtua yang depresi biasanya juga tanpa sadar menerapkan pola didik/parenting yang negatif kepada anaknya. Orangtua yang stres atau tertekan biasanya juga cenderung akan memperlihatkan contoh-contoh yang buruk kepada anak.

Hal seperti itu tentu saja akan berpengaruh pula pada perkembangan mental anak, membuat anak ikut merasa tertekan dan tidak bahagia.

6.      Memelihara Keharmonisan Ayah Dan Ibu Sebagai Pasangan
Keharmonisan Ayah-Ibu sebagai pasangan juga berperan penting untuk mewujudkan kebahagiaan anak. Banyak kasus anak tumbuh menjadi pribadi yang terganggu secara psikologis akibat keretakan hubungan Ayah-Ibunya.

Bila setiap hari yang disuguhkan kepada anak adalah pertengkaran dan perselisihan orangtua, tentunya hal itu pulalah yang akan tertanam dalam diri anak dan menjadi contoh bagi anak untuk cenderung mudah melakukan pertengkaran dan perselisihan.

Kehangatan dan keharmonisan dalam keluarga tentunya penting dan bermanfaat bagi perkembangan mental dan psikologis anak.

7.      Ajari Anak Tentang Kasih Sayang
Ajarkan kepada anak tentang kasih sayang dan bagaimana caranya memberi kasih sayang. Tunjukkan cinta dan kasih sayang kepada anak Anda setiap hari. Jangan ragu untuk mengucapkan kata-kata sayang kepada anak Anda. Jangan hanya sekedar merasa sudah mencintai anak.

Namun, pastikan bahwa anak Anda tahu dan merasakan bahwa dirinya dicintai oleh orangtuanya. Hal ini pastinya akan membuat anak menjadi pribadi yang bahagia karena merasa dicintai dan diterima.

Menjalin kedekatan dan kehangatan hubungan antara orangtua-anak juga termasuk salah satu cara orangtua untuk mengajari anak tentang cinta dan kasih sayang. Dengan mengajari anak cinta dan kasih sayang, Anda juga telah mengajarkan kepada anak bagaimana caranya memberi kasih sayang untuk orang lain (sesama) dan untuk dirinya sendiri.

Secara psikologis, mencintai merupakan hal yang dapat membuat kita merasa bahagia. Karena saat kita mencintai, tubuh akan melepaskan oksitosin, hormon yang bisa membuat kita merasa nyaman, tenang, dan bahagia.

Anak juga perlu dibiasakan untuk mencintai dirinya sendiri. Tentu yang dimaksud di sini bukanlah egosentris (hanya perpusat pada dirinya sendiri) atau mencintai diri sendiri secara berlebihan. Melainkan adalah menghargai dan menghormati dirinya sendiri.

Anak yang juga mencintai dirinya sendiri tidak akan mudah depresi saat mengalami suatu masalah. Ia juga tidak cenderung menyalahkan diri sendiri atau bahkan melakukan tindakan yang cukup ektrim, sampai bunuh diri atau narkoba misalnya, saat menghadapi masalah.

8.      Banyak Bermain Dengan Anak
Dunia anak adalah dunia bermain. Dengan bermain anak akan menjadi lebih ceria dan bahagia. Dengan bermain pun anak akan menjadi pintar dan kreatif karena ia bisa belajar banyak hal dari aktivitasnya saat bermain.

Permainan yang dibutuhkan anak bukan hanya aneka permainan atau barang-barang yang katanya edukatif untuk anak. Anak-anak juga butuh Anda, yaitu orangtuanya sebagai hal favorit yang paling disukainya.

Dengan banyak bermain dengan anak, Anda akan menciptakan anak yang bermental sehat, ceria, bahagia, jauh dari stres, dan tentunya lebih cerdas.
Source: informasitips.com

Ingin Ingatan Anda Tajam Atau Tidak Pikun Sampai Tua? Inilah Resepnya

INDONESIA - Kiat murah meriah untuk mempertahankan daya ingat. Ingin ingatan tajam sampai tua? Sebenarnya kuncinya sederhana: tinjau kembali pola makan anda! Resepnya anti pikun? Makanlah ikan, buah dan sayur!

Pentinganya makanan sehat memang tidak bisa ditawar-tawar lagi. Kalau anda ingin terlindung dari demensia (jawa=pikun), perbanyak makan buah, sayur dan ikan dari sekarang.

Sebuah studi menunjukan, mereka dengan pola makan sehat ini berisiko lebih rendah terserang demensia alias pikun ketimbang para penggemar steak dan telur.

Demensia adalah penurunan kemampuan mental yang biasanya berkembang secara perlahan, dimana terjadi gangguan ingatan, fikiran, penilaian dan kemampuan untuk memusatkan perhatian, dan bisa terjadi kemunduran kepribadian.

Dalam studi terhadap lebih dari 8000 orang lanjut usia, para peneliti Perancis menemukan bahwa orang-orang yang mengkonsumsi makanan kaya asam lemak omega-3 berisiko lebih rendah terkena demensia dalam 4 tahun ke depan dibanding mereka yang gemar mengonsumsi makanan rendah omega-3.

Studi yang dimuat dalam jurnal Neurology, November 2007 ini dilakukan berdasarkan pengamatan selama 4 tahun terhadap para pria dan wanita berusia diatas 65 tahun.

Lemak omega-3 adalah asam lemak tak jenuh ganda yang banyak ditemukan pada ikan berminyak seperti salmon dan makarel, serta beberapa jenis minyak sayur seperti minyak kanola dan minyak walnut.

Sebaliknya para peneliti menemukan peningkatan risiko demensia pada orang yang mengkonsumsi makanan kaya asam lemak omega-6-lemak tak jenuh ganda yang terdapat pada daging, telur dan berbagai jenis minyak memasak, seperti minyak jagung dan kedelai.

Tetapi minyak bukanlah satu-satunya komponen makanan yang berpengaruh, tegas pemimpin penelitian Dr. Pascale Barberger-Gateau dari INSERM U593 dan University Victor Segalen, Bordeaux, perancis.

Para peneliti juga menemukan orang-orang yang makan buah dan sayur setiap hari berisiko terkena demensia 28 persen lebih rendah ketimbang mereka yang jarang makan buah dan sayur.

Menurut Dr. Pascale Barberger-Gateau, bahwa buah dan sayur juga konsumsi ikan, masing-masing memiliki efek perlidungan terhadap risiko demensia. Sang dokter sekaligus menekankan akibat yang mungkin muncul jika seseorang terlalu banyak mengkonsumsi lemak omega-6 tanpa mengimbangi dengan omega-3.

Penelitian telah lama menunjukan bahwa makanan barat biasanya mengandung jumlah lemak omega-6 yang jauh lebih tinggi daripada lemak omega-3.

Para periset memaparkan, cukup beralasan jika kita meyakini bahwa lemak omega-3, buah dan sayur secara langsung berpengaruh terhadap risiko demensia. Lemak omega-3 adalah bagian dari membran luar sel otak, dan memiliki efek anti peradangan.

Sebaliknya, lemak omega-6 terbukti mendorong peradangan. Sementara, peradangan ringan kronis di seluruh tubuh diduga menyebabkan berbagai jenis penyakit, termasuk demensia.


Dr. Pascale Barberger-Gateau menambahkan, buah dan sayur mengandung antioksidan - seperti vitamin C, cikal bakal vitamin A dan flavonoid – zat yang dapat melindungi sel otak dari kerusakan.

“Hasil kami memperkuat rekomendasi untuk penerapan pola makan yang sehat,” ujar para peneliti.

Ini meliputi sedikitnya 5 porsi buah-buahan, sayur-sayuran setiap hari, makan ikan sedikitnya sekali seminggu dan memilih minyak sehat seperti minyak kanola.

Jus sayur dan buah juga menyelamatkan otak. Misalnya, jus anggur mencegah penuaan otak, pisang memenuhi kebutuhan vitamin B6, jus apel juga bagus untuk pikiran kita.

Sayuran tak kalah penting. Makan banyak sayuran membantu menyelamatkan ingatan dan perhatian di usia lanjut. Melatih otak, penting sekali. Mereka yang beringatan kuat senang sekali bermain teka-teki silang, membaca, bermain bridge, dan lain-lain.

Jangan lupa untuk mengaktifkan otak kiri dan kanan secara bersamaan. Misalnya, dengan melakukan gerakan menyilang atau mencoba melatih kesabaran dengan menulis menggunakan tangan kiri.
Source :
http://medicastore.com/penyakit/699/Demensia.html
http://katakandengankata.wordpress.com/2009/04/13/demensia-boleh-tua-asal-jangan-pikun/
Anonim, 2008, Resep Anti Pikun: Ikan, Buah dan Sayur, Health Today Empowering To Better Health, Januari 2008